Kennel Cough / Infectious Tracheobronchitis



Inflamasi pada trakea dan bronchial tree yang disebabkan oleh virus dan bakteri.



Agen Penyebab:
-Virus                                                      – Bakteri

  * Canine parainfluenza virus                      * Mycoplasma
  * Canine adenovirus-2                              * Bordetella bronchiseptica
  * Canine distemper virus                           * Streptococcus spp.
  * Canine herpesvirus

Gejala Klinis:
– Mild Form
  * Batuk paroksismal, mucopurulent rhinitis dan konjungtivitis.
  * Nausea dan adanya lendir hidung.
  * Anjing masih terlihat aktif.

– Severe Form

  * Demam (T: 39.4-40 C), lesu, dispnea (sesak nafas), anoreksia, mucopurelent discharge dan kehilangan
     berat badan, suara paru-paru: crackles (nafas pendek dan bunyinya kasar) atau wheeze (bunyi nafas
     seperti bersiul)
  * Bronkitis kronis.
  * Hewan muda dan lemah biasanya tidak dapat bertahan hidup.

 

Faktor Penyebab:
– Belum vaksin
– Komunitas
– Cacat bawaan saluran pernafasan / bronkitis kronis
– Musim dingin/hujan.
Peringatan:
– Penularan melalui udara.
– Penyakit dapat diperparah oleh gabungan beberapa agen infeksius
Pencegahan:
– Vaksinisasi
– Tidak bermain pada waktu hujan.
– Tidak sharing makanan dan tinggal jadi satu tindengan anjing yang
   sakit
Terapi:
# Antibiotik, bronkodilatator, terapi aerosol dengan nebulizer.
Sumber:
– Birchard&Sherding. 2006. Saunders Manual of Small Animal Practice, 3rd Edition. Missouri: Elsevier

– Greene, Craig. 2012. Infectious Diseasesof the Dog and Cat, 4th Edition. Missouri. Elsevier
Pet Owner Education Atlas. Servet USA

Article By :