Feline Rhinotracheitis


Disebabkan oleh Feline Herpesvirus tipe-1, biasanya menyerang kittens dan kucing yang hidup bersama dalam suatu populasi (breeding, cattery, penitipan hewan).



Feline Rhinotracheitis merupakan salah satu penyakit yang menyerang saluran pernafasan kucing, selain Chlamydophila felis, Bordetella bronchiseptica, Feline calicivirus, dan Mycoplasma spp.


Cara Penularan:
– Kontak langsung dengan sekresi dari hidung dan mata.
– Secara aerosol (udara) ketika kucing itu bersin.
– Kontak tidak langsung melalui tangan kita dan benda-benda 
   disekitar hewan sakit yang terkontaminasi.


Gejala Klinis:
– Demam, depresi, kurang nafsu makan.
– Bersin, keluar discharge dari hidung (bening-kuning).
– Discharge pada mata unilateral (1 mata) atau bilateral
   (2 mata), inflamasi pada konjungtiva (membran pink
   yang membungkus bola mata bagian depan yang terletak
   di dalam kelopak mata). – Chemosis (pembengkakan konjungtiva).
– Cornea ulcer (luka pada kornea mata) 


Warning:
80% kucing yang terinfeksi herpesvirus, menjadi karier (pembawa) sepanjang hidupnya. Bilamana kucing itu stress (perubahan rutinitas harian) / mendapat terapi yang bersifat imunosupresif, dapat mengaktifkan virus ini kembali.

Terapi:
Simtomatik dengan antibiotik dan lysin

Segera vaksin kucing anda!


Sumber:
– Little, Susan.2012. The Cat: Clinical Medicine and management. Missouri: Elsevier Saunders
– Greene, Craig. 2012. Infectious Diseasesof the Dog and Cat, 4th Edition. Missouri. Elsevier
Pet Owner Education Atlas. Servet USA- Cote, Ettiene. 2011. Clinical Veterinary Advisor. Missouri:
   Mosby,Inc.

Written by: drh Anne Halim
 

Article By :