Infectious Canine Hepatitis

Disebabkan Canine Adenovirus Type 1 ( CAV-1 ).  Biasanya menyerang anjing dibawah 1 tahun, tapi dapat menyerang anjing umur berapa saja yang tidak pernah vaksin. Bersifat tidak zoonosis
(tidak menular ke manusia).

Cara Penularan:
– Air liur.
– Kotoran.
– Sekresi saluran nafas.
– Benda yang terkontaminasi: perkakas, baju, tangan.

Gejala Klinis:
– Demam ( 41 C ), pembesaran liver, perut menjadi keras dan sakit, adanya
   cairan di perut, jaundice (kuning), takikardia, takipnea, batuk.
– Gangguan koagulasi darah (vasculitis, petechia, ecchymotic hemorragi,
  epistaxis)
– Lesu, anoreksia, muntah, diare berdarah, tonsilitis, lymphadenopathy
  (pembesaran lymph nodes)
– Anterior uveitis, corneal edema (blue eye), apabila sembuh dalam waktu
   21 hari, mata berkembang menjadi glaukoma dan kornea ulcer.
– CNS: kejang, diorientasi (kehilangan keseimbangan), koma.

Pencegahan:
–  Cara terbaik adalah dengan melakukan vaksinasi.

Terapi:
Bersifat suportive. Terapi cairan (infus), transfusi darah, anti muntah, antibiotik, obat mata.

Daftar Pustaka:
– Greene, Craig. 2012. Infectious Diseasesof the Dog and Cat, 4th Edition. Missouri. Elsevier
– Pet Owner Education Atlas. Servet USA
– Schaer, Michael. 2008. Clinical Sign in Small Animal Medicine. London: Manson Publishing
– Cote, Etienne. 2007. Clinical Veterinary Advisor Dog and Cat 2nd Edition. Elsevier

Written by: drh Anne Halim

Article By :